Fenomena transportasi berbasis online saat ini emang lagi ngetrend banget, iyakan guys? Bener sih, dengan adanya tranportasi online sangat amat membantu kita untuk menghemat waktu dan jarak tempuh menuju rute perjalanan. Apalagi dengan transportasi online kita udah nggak perlu lagi berdesak-desakan seperti hal nya jika kita naik transportasi bus maupun kereta api.

Jauh semakin kesini, semakin banyak pulak pilihan bagi konsumen untuk berlangganan menggunakan tranportasi berbasis jaringan online. So, untuk dapat mampu bersaing, tentu para perusahan harus menyusun strategi jitu agar semakin dicintai para konsumen. Contohnya dengan memberikan diskon atau promosi gratis perjalan. Selain itu, perusahan ternyata juga bisa menawarkan beragam opsi jenis transportasi yang semakin bervariasi. Salah satu yang paling ekstrim ya yang satu ini.

Di ulang tahun yang kelima, grab hadirkan transportasi kendaraan helikopter

Salah satu platform transportasi online asal Singapura yang bernama Grab, baru aja merayakan ulang tahun nya yang kelima. Sebagai salah satu platform favorit di Indonesia, Grab akan memberikan berbagai promo bagi pelanggan setianya untuk memperingati ulang tahun nya. Dan yang paling mengejutkan, di usia nya yang kelima ini, Grab akan menghadirkan layanan transportasi baru, yaitu GrabHeli. Apa kendaraan yang digunakan? Helikopter! Namun, perlu diingat bahwa penerbangan dengan helikopter ini tidak cocok bagi kamu yang memiliki Acrophobia.

Dua hari lalu, pelanggan Grab yang terpilih berkesempatan mencoba transportasi keren ini

GrabHeli yang baru saja diluncurkan oleh Grab ini sudah melakukan uji coba pada 10-11 Juni kemarin. Tentu saja yang berkesempatan untuk menaiki transportasi udara ini adalah pelanggan setia atau mitra pengemudi Grab. Sejak tanggal 5 Juni lalu, mereka yang berpeluang untuk mencoba GrabHeli secara gratis akan mendapatkan pop up atau pemberitahuan di aplikasi mereka. Untuk dapat menaiki GrabHeli ini, penumpang diwajibkan untuk tidak mengaktifkan telepon genggam agar tidak mengganggu penerbangan.

Penumpang Grabheli yang dipilih terlebih dahulu mengonfirmasi tiga hari sebelum uji coba diperlakukan. Setelah itu mereka baru di persilakan untuk masuk dan duduk di jok berwarna krem yang pastinya nyaman banget. Yang perlu kamu ketahui bahwa maksimal yang boleh berada di dalam helikopter hanya  4 orang saja. So, jika kamu salah satu orang yang terpilih maka kamu akan merasakan sensasi berkendara via udara selama 15 menti dan tentunya kamu tidak akan mengalami kemacetan, seperti apa yang sering dirasakan oleh masyarakat Indonesia.

GrabHeli, diharapkan bisa jadi solusi kemacetan bagi kalangan eksekutif

Yaps, peluncuran Grabheli ini emang ditujukan sebagai salah satu solusi dalam menghadapi kemacetan Ibukota di masa yang akan datang. Yahh, walaupun sih nggak semua orang dapat merasakan sensasi menaiki transportasi ini. Pasal nya Grabheli hanya ditujukan bagi target khusus seperti para eksekutif. Namun kamu yang ingin menaiki Grabheli tentu tak perlu khwatir karena Grabheli meyakinkan kalau harga yang ditentukan sangat amat terjangkau. Sayangnya, Grabheli saat ini belum dapat dirilis secara komersial karena masih banyak yang harus dipersiapkan, seperti rute perjalanan, biaya tranportasi, jarak perjalanan dan lain sebagainya. Yeahhh, nggak mungkin dong kalau Grabheli harus menaikan atau menurunkan penumpang dimana saja, kan nggak lucu banget hihihi….

Sebelumnya, GrabHeli telah diluncurkan di Filipina dengan biaya perjalanan sekitar satu juta rupiah untuk satu kali keberangkatan

Sebenarnya Grabheli yang diuji coba pada tanggal 10 dan 11 kemarin bukan lah yang pertama kalinya. Sebab, sebelumnya Grabheli sudah dirilis di negara Filipina pada 2015 lalu. Sama seperti pilihan transportasi lainnya, dalam penggunaan Grabheli harus terlebih dahulu memesan melalui aplikasi. Nah, untuk satu kali rute perjalanan, pengguna bakal dikenakan tarif sebesar 3888 peso atau sekitar satu juta rupiah. Sangat terjangkau bukan? Tapi sayangnya Grabheli kebanyakan masih digunakan untuk sekedar menikmati perjalanan udara alias untuk keperluan wisata saja. Hmmm… kira-kira jika Grabheli resmi diluncurkan di Indonesia, tarifnya berapaa yahh? Semoga aja nggak lebih dari satu juta ya, hihih…

Nah, semoga aja deh kalau memang hal ini ditujukan untuk transportasi masa depan yang katanya sekaligus untuk mengatasi solusi kemacetan, tentunya pihak Grabheli harus memperbanyak persiapan, seperti landasan. Harusnya sih jangan mahal-mahal juga dong kalau memang ditujukan untuk transpotasi. Sebab, semua orang kan pasti ingin merasakan naik taksi udara. Heheheheh….